Senin, 05 November 2018

Berburu Blue Fire Kawah Ijen

Pengalaman ikut open trip perdana ke DCF Agustus 2016 , membawaku sampai ke kawah Ijen. Gara-gara punya misi melihat blue fire yang konon katanya blue fire ini cuma ada di 2 negara di dunia yaitu  Kawah Ijen dan Islandia. Fenomena api biru yang langka ini terjadi karena pembakaran gas belerang yang kontak dengan udara pada suhu di atas 360 derajat Celcius. Lokasi Kawah Ijen berada pada ketinggian sekitar 2.443 mdpl. Jadi untuk mendapatkan moment blue fire bukanlah hal yang mudah. Untuk menikmati keindahan api biru tersebut kita harus menunggu momen yang pas karna api biru tidak bisa kita lihat sewaktu-waktu. Ia hanya akan muncul saat hari gelap dengan waktu paling ideal adalah pada dini hari. Ini adalah trekking pertama saya , untuk itu perlu persiapan fisik yang prima .

Geng perjalanan kali ini emang asik-asik. Bareng kk Yuni ,Adnin  dan Mitha yang sempet ketemu pas trip DCF Dieng , jam 01:00 kami mulai bergerak menuju kawah ijen .

Hal yang perlu di bawa untuk mempermudah pendakian kawah ijen :
-  Trekking pole
-  Senter
-  Masker khusus sewa 25.000
-  Makanan ringan dan minuman secukupnya

Kami start trekking pukul 01:30 . Jalur yang dilalui sebagai pendaki amatir dan pemula terbilang lumayan sulit . Yang pasti tidak semudah Bromo . Ada yang bilang trekkingnya gampang dan santai . Mungkin gampang bagi yang sudah sering mendaki gunung , namun untuk saya yang pemula trekking kawah ijen ini lumayan berat dan sangat menguras energy. Lima belas menit sampai 30 menit pertama masih oke . Setelah 30 menit pertama, tanjakannya udah mulai WOOW.  Jadi sebentar-sebentar saya sibuk beristirahat ngos-ngosan, gerombolan bule di belakang saya menyusul, ada juga bule2 yang menggunakan jasa ojeg troli milik penambang belerang. Tarif yang ditawarkan kisaran 400 s/d 500 rb . harganya relatif mahal karena melibatkan 3 orang untuk mendorong . Kita dibagi beberapa group dan saya bareng kk Yuni jadi grup yang terakhir .  Selama trekking ditemenin 2 motivator yang selalu ngasih semangat yaitu Eka dan Ichi . 1 Jam pertama, saya mulai banyak tanya masih jauh ga , ini udah setengah perjalanan belum ya ?Sebentar-bentar berenti,setiap 10 langkah mulai  ngatur napas, banyak istirahat . Asli  beneran , serius saya ga kuat sama tanjakannya .

Setelah 2,5 jam perjalanan yang tertatih-tatih akhirnya kita sampe di Pos 1 Pondok Bunder 2214 , yang artinya kami sudah mencapai 90% perjalanan . Yipiiiii !!!!.  Kita istirahat sebentar dan lanjut lagi menuju puncak . Selama perjalanan , misi melihat blue fire perlahan-lahan sirna, berganti misi bisa summit ke Puncak Ijen .

Alhamdulillah kita akhirnya sampe puncak pas subuh yang artinya udah terang dan ga bisa lihat si Blue fire . Jadi kira2 perjalanan sampe puncak  3 jam. Dari kejauhan saya melihat trek yang saya lalui, wuiiiih luar biasa juga ya .

Puncak Ijen

geng kawah ijen by amabel travel



duck face 
mission acomplished , summit kawah ijen

 kawah ijen banyuwangi


Ini pos yang ditunggu pas nanjak , kalo udah ketemu pos pondok bunder 2214 mdpl, artinya kamu    tinggal menghitung langkah demi langkah dan dalam  hitungan menit kamu bakal sampe puncak.


PONDOK BUNDER 2214 MDPL


Setelah puas menikmati kecantikan kawah ijen , kami turun sekitar pukul 08:30 , pemandangan pagi hari sungguh luar biasa . Kalo pas naik dini hari dalam keadaan gelap , ditemani dengan cahaya2 bintang dan bulan . Untuk turun kita akan disuguhi pemandangan cantik sambil sesekali selfie dan mengamati jalur trekking yang kita lewati dini hari tadi . Nah untuk turun ga diperlukan tenaga extra yang banyak ya , kurang dari 1 jam kita udah sampe di bawah  . 





geng kawah ijen 

kk yuni, mita, saya, adnin . geng DCF 
Nah... kebayang kan gimana serunya perjalanan kita ke kawah ijen . Dari misi blue fire yang sedikit demi sedikit pupus karena buat saya yang pemula , medan trekkingnya lumayan berat . Ibaratnya ga apa2 deh ga liat blue fire . Udah sampe puncak aja alhamdulillah . Ini trekking pertama saya yang ga akan pernah bisa dilupain . Mungkin bisa di bilang salah satu prestasi terbesar dalam hidup saya . caelah ..lebay ..ha..ha .O iya ini foto dari temen yang sempet melihat momement blue fire yang cuma beberapa titik aja. Biasanya besar atau engga nya blue fire tergantung beberapa faktor antara lain cuaca dan waktu . Jadi harus bener2 dapetin waktu yg pas .

setitik blue fire dikawah ijen 
Jadi untuk kamu yang penasaran sama si blue fire ini , kira-kira itulah gambaran trekking pertama saya berburu blue fire kawah ijen . Dimana ternyata ga mudah juga untuk melihat moment blue fire . Butuh kesiapan fisik yang prima , waktu yang tepat dan cuaca yang bagus . Yuk rencanakan perjalananmu ke kawah ijen. Untuk trip ini saya ikutan tripnya Amabel Travel . IG @ayokelilingindonesia .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar